Maroko Kirim Ustadzah ke Eropa Selama Ramadhan
"Ini benar-benar langkah positif," ujar ulama Abdel Naser Al Tejani seperti yang dilansir oleh situs IslamOnline.net
"Ada kebutuhan mendesak terhadap dakwah dan panduan keagamaan di kalangan ekspatriat Muslimah," imbuhnya
Tepatnya ada sembilan wanita--bagian dari tim 167 imam dan qori Al Qur'an--yang akan dikirim oleh Menteri Urusan Agama untuk mengunjungi sejumlah negara Eropa saat Puasa Ramadhan nanti.
Mereka akan melayani komunitas Maroko di luar negeri "untuk membentengi mereka dari ideologi dan tindakan ekstrimisme dan fanatisme" begitu ujar pernyataan tertulis sang menteri.
Saat ini diperkirakan 3,3 juta penduduk Maroko yang tinggal di Eropa, sebagian besar tersebar di Spanyol, Perancis, Belgia dan Belanda.
Menurut perhitungan astronomi, Ramadahn bakal dimulai pada tanggal 1 September. Selama Ramadhan seluruh umat Muslim dewasa di seluruh dunia akan berpantang makan, minum dan berhubungan suami istri mulai fajar hingga terbenam matahari
Sudah menjadi ritual keseharian bagi Muslim untuk menghabiskan sebagian besar waktu Ramadhan dengan membaca Al Qur'an dan beribadah.
Angkatan pertama pendakwah musimlah tersebut merupakan lulusan tahun 2006 dengan tujuan membantu kawan pria mereka untuk melawan ekstrimisme dan mempromosikan toleransi serta pesan perdamaian Islam.
Untuk menjadi pendakwah mereka diharuskan mengikuti kursus selama 12 bulan berbasis kurikulum studi Islam di bidang psikologi, sosiologi, kemampuan komputer, ekonomi, hukum, dan manajemen bisnis.mr-duniaislamrepublika


Tidak ada komentar:
Posting Komentar