Rabu, 27 Agustus 2008

Sehat Berkat Labu Siam

Sehat Berkat Labu Siam


20080827135714

Labu siam tentunya tidak asing lagi bagi masyarakat di Indonesia. Jenis sayur yang memiliki nama latin sechium edule swartz chayote itu ternyata memiliki manfaat yang tidak sedikit.

Proses penelitian yang dilakukan Departemen Kimia dan Biologi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) terbukti dapat mencegah hipokolesterol, atherosklrosis, hipertensi, jantung koroner, stroke, diabetes melitus dan kanker.

Menurut para peneliti, Rosmalena dan Rosela Idris dari Departemen Kimia dan Departemen Biologi FKUI, hal tersebut dimungkinkan karena labu siam mengandung enam unsur yang diperlukan tubuh seperti energi, protein, lemak, karbohidrat, gula dan serat.

Bagi para penderita penyakit kronik dianjurkan mengonsumsi labu siam sebagai sayuran dan buah-buahan dalam takaran 400-800 gr/hari atau sekitar 5-9 porsi.Secara umum ada dua varietas dari sayuran yang tumbuh merambat pada dataran tinggi dan rendah tersebut, yaitu labu siam buah besar yang dapat dikonsumsi untuk sayur dan campuran koktail.

Kemudian, jenis kedua adalah labu anggur yang berukuran kecil. Selain buah, pucuk, batang dan daun mudanya biasa dijadikan lalapan.

Kanker Leher Rahim Intai Remaja


Kanker Leher Rahim Intai Remaja



Ancaman kanker leher rahim atau serviks kini tidak hanya terbatas pada wanita dewasa. Para remaja yang notabene belum aktif seksual juga tidak terlepas dari intaian penyakit ganas itu.

Menurut Dokter Spesialis Ginekologi Rumah Sakit Kanker Dharmais Dr. Nasdaldy SpOG, remaja mempunyai risiko lebih besar terjangkit karena sel yang berada dileher rahim lebih mudah terinveksi virus Human Papilloma Virus (HPV) sebagai penyebab kanker serviks.

Dia menuturkan, ada beberapa hal yang bisa mencegah terjangkitnya kanker serviks. Untuk remaja atau wanita yang belum berhubungan intim dengan pasangan dapat mencegah dengan vaksin.

"Sedangkan, bagi wanita yang telah melakukan hubungan intim sebaiknya memeriksa setiap tahunnya dengan cara Papsmear," jelas Nasdaldy dalam Seminar Kanker Serviks dan Penyakit HPV Lainnya serta Hubungannya dengan virus HPV di Jakarta, Rabu (27/8).

“Yang paling penting adalah menjaga gaya hidup sehat dengan tidak berganti-ganti pasangan, tidak melakukan hubungan seksual pranikah,” jelasnya.

Vaksin Human Papilloma Virus (HPV) adalah vaksin untuk mencegah virus HPV meningkat menjadi kanker serviks. Pemberian vaksin HPV harus rutin pada tiga tahun pertama.

Meskipun harganya relatif mahal, Nasdaldy menyarankan untuk memberikan vaksin HPV pada remaja sejak usia sembilan tahun.

“Vaksin ini memang mahal, satu kali suntik sekitar satu juta rupiah, namun bagi orang tua yang mampu alangkah baiknya jika mencegah anak-anaknya terjangkit virus HPV dari pada harus mengobati kanker serviks,” Jelasnya.

Papsmear adalah salah satu cara untuk mendeteksi adanya kelainan pada leher rahim. Jika diketahui kelainan pada tingkat stadium awal maka virus itu bisa dimatikan.

Data organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO), tercatat 490.000 wanita sedunia yang menderita kanker serviks per tahun. Sebanyak 240.000 di antaranya meninggal.

Nasnaldy mengatakan, sekitar 200 pasien terdeteksi menderita kanker serviks di RS Kanker Dharmais setiap bulan. Sementara itu, di Indonesia setiap harinya ada 41 kasus baru dan 20 penderita kanker serviks meninggal.

“Pengetahuan masyarakat Indonesia yang kurang mengenai kanker serviks menyebabkan kasus ini masih saja tinggi,” ujarnya.

Duta Kanker Serviks, Ira Wibowo mengatakan, kanker Serviks menempati peringkat kedua penyebab kematian di Indonesia. Dia menyayangkan, hal itu sebenarnya dapat dicegah.

“Saya sangat bersemangat untuk bergerak menurunkan jumlah kasus kanker serviks karena kanker ini dapat di cegah,mr-republika

Solusi Air Minum Berkualitas

Solusi Air Minum Berkualitas


20080828113047

Air merupakan kebutuhan vital bagi manusia. Tubuh membutuhkan 5-7 gelas atau 1,5 liter air perhari. Namun, terkadang mutu air minum kurang diperhatikan.

Keraguan akan kualitas air menjadi masalah tersendiri. Mengingat kualitas air terutama di Jakarta mengalami penurunan, dari air tanah maupun yang berasal dari perusahaan pengelola air minum.

Penggunaan water purifer atau penyaring air dapat digunakan sebagai alternatif pengadaan air bersih siap minum. Sekaligus dapat menjadi jawaban atas permasalahan air.

"Water purifier menghadirkan kesehatan manusia melalui air minum yang sehat, karena air tanah dan pengelola air minum mengalami penurunan," ujar Presiden Direktur PT. Yamaha Motor Nuansa Indonesia, Hidetosi Ota pada peresmian fasilitas air minum siap konsumsi di Halte busway Karet, Jakarta, Rabu (27/08).

Marketing Manager Sincere Store sebagai distributor Water Purifier, Sugeng mengatakan, sistem standar dalam uji coba air siap konsumsi mengacu pada Standar Peraturan Menteri Kesehatan no. /MENKES/PER/IX/1990 untuk air bersih dan Standar Peraturan Menteri Kesehatan No.907/MENKES/SK/VII/2002 untuk air minum (uji mikro biologi).

Sebagai contoh, air minum siap konsumsi di halte busway karet dan dukuh atas merupakan hasil dari pada proses penyaringan siap minum. Namun, proses penyaringan itu tergantung dari kualitas sumber air. Semakin baik kualitasnya, maka semakin sedikit proses yang dilalui.

"Fasilitas air minum siap konsumsi yang berada di karet dan dukuh atas mengalami tiga kali poses, jika kualitas sumber air buruk maka lebih dari tiga kali proses," jelasnya.

Sugeng memaparkan, penyaring air yang banyak digunakan di hotel-hotel,kawasan industri,dan perumahan itu, bekerja melalui proses dari sumber air menuju makro filter.

Kemudian diuji kelayakan sebagai air bersih standar Menteri Kesehatan dan dilanjutkan melalui mikro filter hingga air bisa dikonsumsi langsung.

Ada dua jenis bahan baku dalam pengisian fasilitas air minum siap konsumsi. Yakni melalui penggisian truk tangki pengangkut air dari sumber air dan sumber dari tanah.

"Biaya yang dikeluarkan untuk satu water purifier sekitar 20 juta mengacu pada harga konsumen. Dengan pengeluaran air setara segelas air,"mr-republika

Memperkenalkan Puasa Sejak Dini

Memperkenalkan Puasa Sejak Dini


20080827110928


Tak lama lagi umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadhan. Berpuasa di bulan itu, hukumnya adalah wajib. Tak terkecuali anak-anak.

Merujuk ajaran yang memerintahkan orangtua agar menyuruh anak-anaknya shalat mulai usia tujuh tahun, Pakar Pendidikan Anak Dr. Abdullah Nashih Ulwan dalam buku Pedoman Pendidikan Anak dalam Islam mengatakan, dari perintah shalat, maka dapat disamakan dengan puasa dan haji.

Sebenarnya anak sudah bisa diperkenalkan dengan berbagai kegiatan agama termasuk berpuasa sejak usia batita (bawah tiga tahun). Perkenalan terhadap kegiatan puasa mulai dari kesiapan, pemahaman hingga memahami rutinitas.

Kemudian, ketika menginjak usia empat tahun, anak sudah mulai bisa diajarkan berpuasa dalam arti menahan lapar dan haus untuk waktu beberapa jam. Umumnya, pada anak usia lima tahun sudah mampu berpuasa hingga siang hari.

Hal tersebut bertujuan untuk mengajarkan anak mengenai pemaknaan puasa tahap awal. Sehingga ketika anak menginjak usia sekolah dasar (SD), sudah bisa memperdalam pemaknaan puasa. Mereka juga sudah bisa diharapkan berpuasa sehari penuh.

Selain itu, anak usia SD juga sudah bisa diberi pengertian mengenai makna berpuasa dari aspek sosial. Misalnya, puasa menumbuhkan empati. Agar seseorang mengetahui bagaimana keadaan orang lain yang kurang beruntung tidak dapat makan.

Tips Mengenalkan Rutinitas Berpuasa

  • Perkenalkan kepada anak kegiatan beragama, termasuk berpuasa, sejak usia dini. Usia batita dianggap paling pas membiasakan anak dengan kesiapan, pemahaman sederhana dan rutinintas puasa.
  • Berikan pemahaman sederhana yang dapat dikonkritkan sementara anak masih berusia balita. Sesuaikan dengan pemikiran anak yang masih sulit mengembangkan sesuatu yang bersifat konseptual.
  • Jangan memberatkan anak dengan memberlakukan puasa diatas kemampuannya. Jeli dalam melihat kemampuan dan kondisi anak. Jika anak baru mampu berpuasa sekitar 2-3 jam, biarkan untuk beberapa waktu. Secara perlahan, tambah waktu anak berpuasa.
  • Berikan anak penghargaan ketika dia mampu berpuasa. Penghargaan tidak selalu berbentuk materi, pujian juga dapat memacu anak untuk selalu meningkatkan kemampuannya.
  • Senantiasa lakukan pendekatan persuasif terhadap anak disertai pemahaman dan kontrol yang disesuaikan dengan usia. Selamat menunaikan ibadah puasa bersama keluarga.mr-republika

Tarawih dan Ukhuwah Islamiyah

Tarawih dan Ukhuwah Islamiyah


20080827173318

Selama satu bulan Ramadhan ini, selain pengamalan ibadah puasa yang berdimensi positif pada peningkatan kepedulian sosial, umat Islam juga melaksanakan shalat tarawih, yang disadari atau tidak, sesungguhnya juga berdampak positif pada pengokohan ukhuwah Islamiyah. Alhamdulillah, kini shalat tarawih tidak lagi menjadi ajang perdebatkusiran. Seperti ketika umat juga sudah bisa memahami perbedaan penentuan awal dan akhir Ramadhan, apakah dengan rukyat atau hisab, sebagaimana umat pun tetap dapat bergembira berhari raya tanpa mempersoalkan apakah tadi shalat Idul Fitri di masjid atau di lapangan terbuka.

Mengedepankan ukhuwah dalam menyikapi ikhtilaf (perbedaan), sesungguhnya adalah bagian dari sunah Rasulullah saw yang dilanjutkan oleh para Khulafa ar-Rasyidun. Maka tidak heran bila, sekalipun berbeda 'mazhab', tetapi Imam Ahmad dapat ikhlas berguru pada Imam Syafi'i, bahkan beliau pun tampil sebagai pembela utama Imam Syafi'i. Demikian pula sebaliknya, Imam Syafi'i tidak segan mengakui secara terbuka keunggulan muridnya itu dalam bidang hadis, sehingga beliau berpesan kepada Imam Ahmad agar bila mendapati hadis sahih segera mengabarkan kepada Imam Syafi'i, agar beliau dapat merujuknya.

Antara mereka pun terjalin ukhuwah Islamiyah yang tulus ikhlas sehingga dapat menghasilkan suatu peradaban. Umat Islam di Indonesia pastilah tidak asing dengan nama-nama tokoh tersebut dan sewajarnyalah bila perilaku para tokoh itu pun selalu mereka rujuk. Selain kepada Rasulullah saw kalangan Nahdhiyyin (NU) dalam berfikih tentu akan merujuk (terutama) pada Imam Syafi'i, sementara kalangan Muhammadiyah, selain merujuk pada Rasulullah, jiwa berfikih mereka sesungguhnya merujuk pada Imam Ahmad.

Bila demikian maka sesungguhnya bulan Ramadhan ini, dengan aktivitas shalat tarawihnya, telah dengan sangat intensif dan massif menginternalisasi makna dan sikap ukhuwah di antara umat Islam dengan keberagaman latar belakang mereka. Bila demikian, maka sesungguhnya umat telah memiliki dasar pijakan yang sangat kokoh untuk tetap mempertahankan ukhuwah Islamiyah di antara mereka dan artinya mempertahankan integrasi bangsa yang akan berlanjut pada sesudah bulan Ramadhan.mr-M Hidayat Nur Wahid

Sufisme di Inggris

Sufisme di Inggris


20080827154038

LONDON — Sufi, mungkin tidak terlalu asing bagi telinga Indonesia, tapi bagaimana bila praktek sufi dilakukan di negara non Muslim, Inggris? Inilah yang terjadi. Dalam Aula Gereja St. Peter di Maide Vale, London Barat, kadang terdengar suara musik spiritual mengalun, namun tidak ada hubungannya dengan ibadah Misa Nasrani.

Nama Allah, dialunkan oleh sekitar selusin orang yang bertemu setiap minggunya untuk menghadiri tarian melingkar Sufi di aula gereja yang disewa. Itu ialah salah satu komunitas ''lingkaran sufi'' yang tersebar di seluruh negeri, yang menurut para pengamat ialah tanda kebangkitan sufisme di Inggris. Lingkaran sufi selain mengacu pada praktek tarian sufi sama, ajaran Jalaludin Rumi, dimana orang beribadah, berdzikir seraya menari dan berputar, juga ritual dimana orang sekedar duduk melingkar, dimana dzikir dilantunkan dalam lagu.

Meski praktek itu telah banyak tersebar, Namun belum ada data spesifik berapa Muslim dari total 2,6 juta pemeluk Islam di Inggris yang menganut sufisme. Bagaimanapun, Mohamed Ali, muslim yang mengikuti praktek sufi asal Pakistan mengatakan jika aktivitas tersebut semakin populer di negara-negara Eropa.

"Saya dapat mengatakan dari jumlah orang yang menghadiri ritual ''lingkaran sufi'' dan juga dari masjid-masjid yang digunakan untuk praktik sufisme yang dipimpin oleh seorah Sheikh (mursyid)," kata Ali seperti yang dikutip oleh IslamOnline.net.

Sufisme di Inggris cenderung menjauhi politik. Menurut Ali, maraknya sufisme tak lepas dari atribut ''melihat keindahan Islam'' jauh dari segala ''pengaruh ekstrimis''. Lucunya meski diyakini para penganutnya non-politis, sufisme dimanfaatkan secara politik oleh pemerintah. Berkat alasan ''keindahan dalam Islam'' pulalah mengapa pemerintah menganjurkan tren kembali ke sufi setelah tragedi Bom 7 Juli.

Dua tahun lalu, politisi dari partai utama menghadiri peluncuran Dewan Sufi Muslim (SMC) di Gedung Parlemen. Lalu, Ruth Kelly, politisi tersebut sekaligus Sekretaris Komunitas Negara pun menunjukkan sikap dengan memuji prinsip inti dewan sufi yang menolak keras dan menyalahkan segala bentuk terorisme

SMC menyusun misi yang jelas: menghadapi ekstrimisme dan menghindari segala bentuk politisasi Islam. Dalam situsnya dewan sufi mengkritik golongan klasik dan kelompok-kelompok seperti pergerakan pertahanan Palestina, Hamas.

"Fokus kita ialah kepada Muslim Inggris yang menganut sufisme" kata Haris Rafiq salah satu pendiri dewan. "Sudah banyak organisasi yang melakukan lobi terhadap kebijakan politik luar negeri dan berbagai kasus yang terjadi di Palestina juga Irak,"imbuhnya/

Dalam kalimat lain, politik benar-benar absen di lingkaran sufi Maida Vale. "Kita hanya terlibat dalam kegiatan dzikir," ungkap Amjad Patt--salah satu dari imigran Muslim di Inggris asal India, dimana praktek sufisme tersebar luas--seperti yang dilansir oleh IOL saat menghadiri ritual di Gereja St. Peter. "Itu yang diperintahkan oleh Allah kepada kita : berdzikir dan tidak terlibat dengan politik," ujar Patt beragumentasi.

Absennya politik dari praktek sufi bukannya tanpa kritikkan. Tak jarang sufisme mendapat pertentangan kuat dari organisasi Muslim utama dan sejumlah warga Muslim lain.

''Sufisme tidak bisa berjalan di Inggris, sebagaimana itu hanya menarik minat orang-orang tua, sejumlah kecil dari komunitas Muslim yang didominasi para pemuda," kata Dawoud Abdullah, deputi sekretariat jendral, payung organisasi Dewan Muslim di Inggris (MCB).

"Muslim tidak dapat menghindar dari politik, sebab sufisme meminta mereka untuk melakukan itu. Mereka sebenarnya tetap memiliki agenda--baik internal maupun eksternal--yang hanya dapat diwujudkan melalui langkah politis

MCB, organisasi komunitas Muslim terbesar di Inggris dengan afiliasi ratusan kelompok, ialah organisasi yang terkenal lantang dalam mengecam dan memprotes kebijakan luar negeri Inggris di Timur Tengah, termasuk invasi terhadap Irak. Pada intinya, kampanye MCB bertujuan menentang segala bentuk diskriminasi terhadap Muslim di Inggris

Kritik senada muncul dari Azzam Tamimi, aktivis Muslim asal Palestina di MCB. "Pemerintah mendukung praktek sufisme hanya karena mereka dekat dengan kebijakan mereka," tudingnya. "...karena praktik tersebut tidak mengkritisi pemerintah,....karena aturan-aturan didalamnya cenderung memisahkan antara kehidupan dan agama," ujar Azzam lagi.

Mendapat serangan, Ali, penganut sufisme sekaligus webmaster dari situs SMC membalas dengan tuduhan tak kalah pedas. "Sayang sekali, para penentang--yang berasal dari sekolah ekstrimis Wahabi--memiliki suara lebih kuat, karena mereka didukung oleh pemerintah Saudi yang memiliki uang banyak," klaimnya.

"Islam ialah agama rahmat,dan mengijinkan adanya perbedaan didalamnya, termasuk sufisme," imbuh Ali tegas. Tak ayal lagi, kritik saling serang itu menimbulkan perang dingin di antara sebagian penganut sufisme dan warga muslim lain, yang notebene sama-sama pemeluk Islam.

Menarik dicermati, meski bernafaskan Islam, kerap muncul pertanyaan yang meragukan sufisme; apakah sufisme itu Islam?

Beberapa pendapat termasuk para intelektual Islam membagi Sufisme menjadi dua kategori besar berdasar keterkaitan dengan syairah. Pertama, Sufisme asli dan otentik yang dipraktekkan oleh para tokoh sufi besar seperti Junyad Al-Baghdadi dan Abu Sulayman Al-Darani, yang selaras dan sejalan dengan Al Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad,

Kedua ialah Sufi semu (pseudo), termasuk didalamnya mereka yang melakukan ritual atau kebiasan berlawanan dengan Hadist dan mereka yang mencampur sufisme dengan mistisisme spekulatif/Neo Platonisme. Para ulama dan intelektual Islam menganggap kategori kedua tak beda dengan dukun atau penipu.mr-republika

Selasa, 26 Agustus 2008

arif Angkutan Wisata ke Bunaken Perlu Ditetapkan

arif Angkutan Wisata ke Bunaken Perlu Ditetapkan

Perlu penetapan tarif angkutan pariwisata ke Taman Laut Nasional (TLN) Bunaken, sehingga para wisatawan yang datang ke Manado mendapat kepastian soal biaya.

"Biaya angkutan wisata ke Bunaken tidak ada tarif resmi, akibatnya pengusaha seenaknya menaikkan harga sesuai keinginannya, hal ini justru akan merugikan perkembangan pariwisata Manado," kata Inong, salah seorang wisatawan domestik yang mengaku kecewa dengan angkutan wisata di Manado, Senin (25/8).

Pemerintah daerah harus tegas menetapkan tarif untuk semua angkutan ke tempat wisata, dengan demikian maka turis yang datang ke Manado mendapat kepastian biaya angkutan selama berada di Manado.

"Sebenarnya berkeinginan melihat keindahan TLN Bunaken, tetapi karena harga taksi laut sebesar Rp350 ribu atau Rp1.750.000 untuk lima orang ditawarkan pengusaha angkutan, maka terpaksa membatalkan niat ke lokasi wisata terkenal tersebut," kata turis domestik dari Kalimantan Timur itu.

Tarif angkutan pariwisata harus jelas, dan tidak boleh terlalu mahal, sebab akan mengurungkan niat para turis untuk berkunjung berulang kali karena merasa Manado sangat mahal.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sulut Edwin Silangen mengatakan, angkutan pariwisata belum diatur, namun masukan menetapkan tarif resmi sangat baik.

"Pemerintah Provinsi Sulut akan berupaya dengan segala cara agar pariwisata dapat berkembang maju ke depan, untuk itu maka berbagai hal yang menghambat perkembangan wisata akan menjadi evaluasi," kata Edwin.

TNL Bunaken diakui Edwin, merupakan ikon pariwisata Sulut, sebab sebagian besar turis datang ke Sulut karena tertarik saksikan keindahan taman laut di lokasi tersebut.